Ketika rumah yang kau anggap rumah berubah jadi asing. Ketika itu kau merasa tiada lagi persinggahan. Bagaimana akan singgah? Kalau tempat singgah seolah sirna. Hilang dan berubah menjadi amat sangat lain. Kecewa bukan lagi yang kau rasa. Bukan lagi sakit atau pun terluka. Bahkan, ingin rasanya mengutuk kosa kata yang bahkan tak ada kata yang tepat untuk melukiskan betapa kamu kecewa. Lebih-lebih sakit yang kau rasa,seolah semua sakit yang selama ini kau anggap sakit hanyalah sebuah lelucon. Sekarang kau benar-benar merasa hancur. Semua kebahagiaan seakan gugur. Lebih parah lagi kau dituntut untuk tegar padahal hati bergetar. Bukan getar yang membuat terpacu, tetapi getaran yang siap untuk membuatmu jatuh. Seolah hidupmu sampah, sampai-sampai orang yang benar-benar kau percaya, sampai hati menginjak-injak kepercayaanmu itu. Sungguh benar ucapan ahli kata, orang-orang yang kau sayang lah yang akhirnya mampu membuat kau kecewa. Oh sungguh derita dan kecewa yang kau rasa, semoga lekas diganti dengan nikmat bahagia tiada tara.
Ciw,Sekayu
15/1
2020

Komentar
Posting Komentar