Malang, 22 April 2018
Hilang Pagiku
Baru
saja aku tergugah
Mataku
langsung merekah
Aku
merasa sangat bersalah
Kepada
Kau yang senantiasa acuh
Aku
telah mengabaikan Kau Tuan
Sedih
aku, tak tunduk pada Kau di pagi itu
Mau
bagaimana lagi, pagi itu sudah hilang sejak saat itu
Aku
bukan Kau Tuan yang dapat memutar waktu
Aku
hanya lah apa
Ku
harap maafku diterima
Ampun
kataku
Semoga
Tuan ku mendengar
Tidak,
Tuanku memang selalu mendengar
Aku
saja yang sering lalai
Sekali
lagi ampun Tuan
Hilang
berkah pagiku
Karena
terlena oleh kapuk

Komentar
Posting Komentar